Tugu Jogja, Sejarah Sebagai Simbol dari Kota Yogyakarta

0
164
Tugu Jogja
Tugu Jogja

Tugu jogja merupakan simbol kota jogja yang berlokasi pada perempatan antara Jl.Jend Sudirman lalu Jl. A.M Sangaji dan Jl. Diponegoro. Monumen ini dijadikan sebagai ikon sejarah yang penting di Kota Jogja.

Monumen ini dibangun oleh pendiri Kraton Yogyakarta ditahun 1755 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono ke I. Tugu ini merupakan monumen yang memiliki nilai simbolis yang bersifat magis karena menghubungkan Laut selatan, Kraton Jogja dan Gg Merapi.

‘Manunggaling Kawula Gusti’ Secara tegas menggambarkan akan berdirinya monumen ini di Kota Jogja. Yaitu semangat untuk berkuasa dan melawan dari penjajahan.

Arti dari monumen tugu jogja bisa kita lihat dari bentuknya dari tiang berbentuk Silinder ( Gilig ) lalu puncaknya membentuk Bulat ( Golong ). Arti dari bentuk bangunan tersebut merupakan gambaran Semangat Persatuan yang disebut juga dengan golong gilig.

Raja jogja dulu menggunakan Tugu tersebut sebagai arah untuk meditasi karena menghadap puncak dari Gunung Merapi. Monumen Tugu tersebut awal dibangun bentuknya tiang silinder lalu mengerucut keatas.

Tugu Jogja
Photo by @m.anifafandi

Sementara pada dasar dibuat pagar berposisi melingkar dan puncak dari tugu berbentuk bulat dengan ketinggian golong gilig mencapai ketinggian 25 m.

Renovasi Tugu Yogyakarta

Tugu Yogyakarta
Photo By @yuzdha_

Di Tanggal 10 Juni Tahun 1867 Terlihat kondisi monumen Kota Jogja tersebut berubah disebabkan karena bencana Gempa Bumi yang menjadikan Monumen Tugu Jogja Runtuh. Di Tahun 1889 adanya Renovasi yang dilakukan pada monumen Tugu Jogja.

Dikala itu Tugu direnovasi menjadi bentuk yang persegi dan pada sisi dihiasi layaknya prastasti yang menggambarkan dari siapa yang merenovasi Tugu Yogyakarta.

Pada bagian puncak Monumen Tugu pun tidak lagi terlihat bulat, namun kerucut pada runcingnya. Awal mula ketinggian 25 meter kemudian menjadi 15 meter setelah Renovasi.

Sejak itu nama Tugu Jogja menjadi nama Tugu Pal Putih yang menjadi bentuk taktik Belanda sebagai pemecah belah antara Raja dan Rakyatnya.

Tetapi upaya Belanda tak mendapatkan hasil apa apa alias gagal dalam berniat memecah belah rakyat jogja dengan rajanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here